Home / Uncategorized / FIK UBL Mengembangkan Aplikasi Teknologi Pertanian SVA

FIK UBL Mengembangkan Aplikasi Teknologi Pertanian SVA

Bandar Lampung – Budidaya pertanian berbasis teknologi komputer, berhasil dikembangkan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung (FIK UBL), dengan mengembangkan teknologi, ‘Smart Vertical Agriculture (SVA)’.
Hal itu dibenarkan Dekan FIK UBL, Ahmad Cucus S.Kom., M. Kom. SVA merupakan konsep teknologi terbarukan, dengan mengandalkan software ‘autonomous artin’, yang mampu mengolah data dan aplikasi lapangan tentang budidaya bercocok tanaman, yang menggunakan teknik hidroponik atau pertanian tanpa media tanah, yang dikontrol sepenuhnya melalui aplikasi komputer.
“Teknologi ini memungkinkan tanaman tumbuh dengan baik, kita sudah buktikan pada penanaman seledri, packchoi, sawi, maupun tanaman sayur dan buah-buahan. Bahkan, hasil penanamannya bernilai (jual) tinggi,”ujarnya dilaboratorium Hardware, Gedung J, Kampus A, Drs. H. RM. Barusman UBL, belum lama ini.
Diakui Cucus, pengembangan SVA lebih pada pemenuhan logistik sayuran bagi masyarakat perkotaan. Dengan target mula pengembangannya di Kota Bandar Lampung dan Kota Bandung. Karena, teknologi ini sendiri dikembangkan secara kolaborasi antara FIK UBL, bersama ITB.
“Jika perangkat cerdas terpasang, dan jaringan (website) terinstal kebanyak tempat. Maka, seorang pembudidaya tanaman hidoroponik bisa memantau tumbuh kembang, saling sosialisasi perkembangan pengolahan dengan pembudidaya lain, memperhitungkan proses panen, hingga melakukan marketing promosi, penjualan, distribusi, dan gamefikasi (permainan online),”paparnya.
Sejauh ini, SVA masih berbentuk prototipe yang terus disempurnakan. Sehingga dapat dipergunakan massal  ditahun 2018. Teknologi ini bersumber dari ide dan hasil Tugas Akhir Dalam Jaringan (TA-DJ) penelitian mahasiswa FIK UBL, berupa kolaborasi riset dengan Laboratorium Sistem Kendali dan Kontrol (LSKK) ITB.
“Program ini, dikembangkan para mahasiswa, prodi Informatika dan Sistem Informasi (UBL) semester V dan VI dalam program antarkampus. Mereka diminta mengembangkan perangkat-perangkat (komputer), yang dapat memenuhi keterbutuhan masyarakat dan memiliki nilai entrepreunuerial (kewirausahaan). Hal itu sesuai visi, misi dan program kerja kampus kami,”katanya.
Hebatnya, program ini mendapatkan dua dana Hibah Pekerti dari dua proposal yang diterima Kementerian Riset, Tekonologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), di Januari 2017, karena termasuk jenis riset unik dan implementatif bagi kebutuhan manusia.
Saat ini, aplikasi teknologi ini tengah dipersiapkan penggunaannya dalam pengembangan budidaya tanaman sayuran dan buah hidroponik, yang diterapkan Program Kampung  Agro Widya Wisata, Lampu Kita di Kelurahan Sinar Harapan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, beberapa bulan kedepan.  Kampung Agro Widya Wisata di Kelurahan Sinar Harapan ini merupakan sebuah program  Corporate Social Responbility (CSR) PLN Peduli yang berkolaborasi dengan masyarakat dan UBL.
Secara garis besar, Cucus melanjutkan program SVA ini bertujuan untuk memudahkan pembudidaya tanaman hidroponik melalui kemajuan teknologi. Melalui SVA, prototipe tengah disiapkan, dapat memantau tumbuh kembang tanaman hidroponik, mulai awal ditanam hingga panen, melalui situs online UBL, yakni hidroponik.ubl.ac.id.
Melalui situs ini pula, seorang pembudidaya diwajibkan memiliki perangkat. Setelah diaktifkan, lalu dapat mendaftarkan diri sebagai member. Berikutnya, dapat melogin dan mengoptimalkan sejumlah fitur SVA. “Selain fitur pembelian, terdapat pilihan member location, logistic, dan hydroponic. Tiap fitur memiliki spesifikasi berbeda dan saling melengkapi satu sama lain,”tuturnya.
Diakui, keunggulan aplikasi SVA ini, pembudidaya tanaman tidak perlu lagi mengawasi tanaman langsung ditempat, karena dilengkapi perangkat kamera pemantau. Seluruh pengerjaan pertanian, seluruhnya sudah dikerjakan oleh mesin komputer. “Termasuk pemantauan nutrisi, termasuk suplai, keasaman, dan perubahan suhu air, hingga standar baku pola pertaniannya,”pungkasnya. (*)
* Rilis – PORTALINSPIRATIF. com
Keterangan foto (dibawah) :  PERLIHATKAN PROTOTIPE, Dekan FIK UBL Ahmad Cucus S.Kom., M. Kom tengah memperlihatkan pengembangan teknologi prototipe SVA, dilaboratorium Hardware, Gedung J, Kampus A, Drs. H. RM. Barusman UBL, Kamis (2/1/2017). (Dok. Foto INS/BMHK UBL)     

Cek Juga

GOR Sukadana dan Gedung Islamic Center Lampung Timur Siap Jadi Lokasi Isolasi Covid-19

Dibaca : 10 Beritaberlian.com, SUKADANA – Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari beserta jajaran bergerak cepat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Send this to friend