Home / Uncategorized / Investor Jepang Siap Berinvestasi di KIM Lampung

Investor Jepang Siap Berinvestasi di KIM Lampung

BeritaBerlian.com, Tanggamus – Pemerintah
Provisi Lampung berupaya menggandeng investor asal Jepang untuk
mempercepat pembangunan Kawasan Industri Maritim. Jumat 25-8-2017
Delegasi Ministry Of Land Infrastructure, Transport and Tourism (MLTt)
Japan dan JICA (Japan International Cooperation Agency) melakukan survey
kondisi lapangan atas Kawasan Industri Maritim di Kecamatan Limau
Kabupaten Tanggamus.

Presiden
Direktur PT. Repindo Jagad Raya, Rita Manik menjelaskan investor asal
Jepang melakukan survei lokasi untuk melihat lahan Dermaga Penunjang KIM
(Kawasan Industri Maritim). Sebelumnya rombongan telah bertemu dengan
Menteri Koordinator Maritim, Menteri Perindustrian dan Menteri Kelautan
dan Perikanan. 
“Jepang
sangat tertarik, sehingga membawa rombongan dari Tokyo. Mereka juga
mengajak JICA sebagai konsultan pemerintah untuk menentukan keberhasilan
proyek. Mungkin dengan Jepang dapat dilaksanakan berbagai sistem
investasi. Seperti sistem bagi hasil atau sistem Build, Operate and
Transfer (BOT) dan lainnya. Tergantung berapa dana yang akan
dinvestasikan,” ujarnya.
Asisten
Bidang Ekbang Pemprov Lampung Adeham didampingi Kadis Perindustrian
Tony L. Tobing berharap  Hak Penggunaan Lahan (HPL) sekitar 800 hektar
dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang segera turun. Pemprov juga akan
mendukung dengan mengatasi hambatan infrastruktur seperti listrik dan
jalan. “Pemprov akan terus mendorong, sehingga investor punya penilaian
positif untuk menanamkan modal disini,” jelasnya.
Sementara
Hermawan dari Aset Management Pertamina menegaskan dan meluruskan, PT.
Pertamina tidak pernah memiliki konflik dengan PT. Repindo Jagad Raya
sebagaimana yang dibicarakan media selama ini.
“Sejak
awal pertamina sudah bermitra dengan PT. Repindo Jagad Raya, jadi tidak
ada konflik antara kedua belah pihak sebagaimana yang diberitakan media
selama ini,” jelasnya.
Lebih
lanjut Hermawan menjelaskan bahwa Lahan tersebut milik PT. Pertamina,
yang sudah diurus sertifikatnya ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang.
Sistem pengelolaannya tanah nantinya akan bersertifikat Hak Pengelolaan
(HPL). Selanjutnya untuk para investor akan diterbitkan sertifikat Hak
Guna Bangunan. (Huprov)

Cek Juga

GOR Sukadana dan Gedung Islamic Center Lampung Timur Siap Jadi Lokasi Isolasi Covid-19

Dibaca : 10 Beritaberlian.com, SUKADANA – Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari beserta jajaran bergerak cepat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Send this to friend