Home / Uncategorized / Tingkatkan Kapabilitas, Inspektorat Pemkot Depok Belajar Ke Pemkab Pringsewu

Tingkatkan Kapabilitas, Inspektorat Pemkot Depok Belajar Ke Pemkab Pringsewu

BeritaBerlian.com, Pringsewu – Kabupaten Pringsewu agaknya semakin dikenal
luas, baik oleh masyarakat umum maupun di kalangan pemerintah daerah di
luar Provinsi Lampung. Setelah beberapa hari lalu dijadikan lokasi
Visitasi Kepemimpinan Nasional oleh Pemerintah Provinsi Sumatera
Selatan, kali ini giliran Pemerintah Kota Depok, Provinsi Jawa Barat
yang juga menjadikan Pringsewu sebagai lokasi pembelajaran untuk
meningkatkan kapabilitas Aparatur  Pengawas Intern Pemerintah (APIP).
Sebanyak 15 personel APIP dari lnspektorat Kota Depok
melakukan kunjungan kerja di Bumi Jejama Secancanan Bersenyum Manis nan
Bersahaja. Rombongan yang dipimpin oleh Inspektur Kota Depok Drg.Nova,
disambut dan diterima oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Sekretaris
Daerah Budiman beserta Inspektur Kabupaten Pringsewu DR.Dr.Hj.Endang
Budiarti, S.Km dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu di aula utama
kantor sekretariat pemkab setempat, Kamis.
Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dalam sambutannya saat acara
penyambutan dan penerimaan rombongan dari Pemkot Depok tersebut
mengharapkan  jajaran  Aparat Pengawas Intern Pemerintah Kota Depok
dapat melaksanakan kegiatannya dengan baik dan lancar di Kabupaten
Pringsewu.
“Pemerintah Kabupaten Pringsewu tentunya siap sedia untuk
membantu bapak dan ibu sekalian selama berada di Pringsewu ini,”
ujarnya.
Bupati Pringsewu juga menjelaskan bahwa Pringsewu dari segi
luas wilayah merupakan kabupaten terkecil di Provinsi Lampung, namun
dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi dari seluruh kabupaten yang
ada di Lampung, yakni berpenduduk 475.353 jiwa yang mendiami wilayah 
hanya seluas 625 km2. Penggerak roda perekonomian Pringsewu ditopang
oleh sektor pertanian, perdagangan dan jasa.
“Masyarakat Pringsewu memiliki sesuatu yang bisa
dibanggakan, diantaranya kehidupan masyarakat yang cenderung dinamis,
etos kerja yang tinggi, sikap kebersamaan untuk menciptakan rasa aman,
sikap toleransi yang tinggi dan tidak mudah terprovokasi, disamping
menjunjung tinggi nilai sosial dan keagamaan. Tidak mengherankan dan
alhamdulillah, bila Pringsewu yang terdiri dari beragam etnis suku,
budaya dan agama ini, hampir tidak pernah terjadi  gejolak maupun
gesekan antarwarga yang berbau SARA,” katanya.
Terkait keberadaan lembaga inspektorat, diungkapkan bupati,
lnspektorat Kabupaten Pringsewu, dibentuk berdasarkan perda yang telah
diubah beberapa kali, terakhir dengan Perda No.16/2016 tentang struktur
organisasi dan perangkat daerah.
“Inspektorat Pringsewu dipimpin oleh seorang inspektur
dibantu sekretaris, 3 irban dan 18 pejabat fungsional. Laporan capaian
SPIP 2017, lnspektorat Kabupaten Pringsewu berada di level 3,”
ungkapnya.
Sementara itu, lnspektur Kota Depok Drg.Nova mengatakan,
kunjungan kerja ke Kabupaten Pringsewu, selain dalam rangka menjalin
silaturahmi, juga dalam rangka belajar terkait peningkatan SDM Aparat
Pengawas Intern Pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota Depok.
 
“Setelah kami mencari informasi tentang daerah yang dinilai
berhasil dalam pembangunan SDM Aparat Pengawas Intern Pemerintah,
sekaligus tidak terlalu jauh dari Kota Depok, maka dipilihlah Pringsewu.
Apalagi lnspektorat Kabupaten Pringsewu sudah  berada di level 3.
Sementara kami di Depok baru level 2. Kami akan pelajari dengan sistem
ATM, yakni Amati, Tiru, dan Amalkan, dalam rangka mempercepat  
peningkatan level lnspektorat Kota Depok menuju level 3,” ungkapnya.
(Ra)

Cek Juga

GOR Sukadana dan Gedung Islamic Center Lampung Timur Siap Jadi Lokasi Isolasi Covid-19

Dibaca : 20 Beritaberlian.com, SUKADANA – Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari beserta jajaran bergerak cepat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Send this to friend