Home / Daerah / Yonathan dan Rafiqah Rana terpilih sebagai Duta Museum Lampung 2017

Yonathan dan Rafiqah Rana terpilih sebagai Duta Museum Lampung 2017

BeritaBerlian.com BANDAR LAMPUNG–Dua mahasiswa Universitas Lampung Yonathan dan Rafiqah Rana terpilih sebagai Duta Museum Lampung 2017, pada Peringati Hari Museum Indonesia Tahun 2017, di Museum Negeri Lampung, Kamis (12/10/2017) malam. Keduanya dipilih dari 24 peserta dari berbagai kalangan berusia 18-24 dan masing-masing mendapatkan tropi dan uang pembinaan Rp6 juta.
 
“Kalian adalah duta bagi Provinsi Lampung untuk menyampaikan kepada semua kalangan bahwa museum adalah sumber inspirasi untuk menguatkan jati diri dan mengembangkan kreatifitas,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra, Hery Suliyanto.
 
Hery mengatakan Peringatan Hari Museum Indonesia menjadikan museum sebagai ladang informasi pembangunan bidang pendidikan dan kebudayaan. “Pandangan bahwa museum lebih berorientasi pada obyek, harus ditinggalkan. Museum harus lebih berorientasi pada pelayanan publik. Sebagai pranata sosial, menuntut museum harus aktif berperan sebagai agen pembangunan baik di bidang pendidikan maupun kebudayaan,” kata Heri Suliyanto yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung itu.
 
Hery menyampaikan museum harus aktif mendukung program yang terkait dengan upaya untuk turut mencerdaskan bangsa. “Kita bisa memperkukuh wawasan nusantara dan menguatkan jatidiri segenap bangsa Indonesia melalui pengaplikasian museum,” kata Heri.
 
Tugas museum, lanjut Hery adalah sebagai fungsi pelestarian, penelitian, dan penyajian benda-benda cagar budaya. “Koleksinya memiliki kepentingan untuk selalu menjadi sumber rujukan terkait dengan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Lampung. Kearifan lokal tersebut dalam pembangunan daerah menjadi bagian dari modal sosial yang dapat mendorong tumbuhnya rasa cinta terhadap budaya sendiri, toleransi dan menghargai adanya perbedaan,” kata Heri. Lans

Acara peringatan ini, menurut Kepala UPTD Museum Negeri Lampung, Zuraida Kherustika, dijadikan sebagai momentum dalam bagi seluruh museum di Indonesia untuk lebih mendorong minat masyarakat untuk mengenal dan memahami museum. “Kita jadikan ini museum lebih mencintai dan melanjutkan pemanfaatan museum sebagai tempat sumber belajar, sejarah dan kebudayaan,” kata Zuraida. (red)

Cek Juga

Konferensi Wartawan se-Dunia di Seoul, PWI Pusat Kirim Dua Delegasi

Dibaca : 400   Beritaberlian.com, SEOUL, Konferensi Wartawan se-Dunia (World Journalists Conference/WJC) 2020 yang tertunda beberapa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Send this to friend