BeritBerlian.com, PEMBANGUNAN pusat pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berkapasitas 500 Kva di Desa Pulau Pahawang, Kecamatan Margapunduh, Pesawaran, serta pembangunan jaringan kabel PLN bawah laut ditarget rampung di akhir tahun ini.

“Ya, saat ini sesuai program PLN Lampung Terang 2019 insya Allah pembangunan PLTD di Pulau Pahawang selesai di 2018 ini,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pesawaran Heksus melalui Kepala Bidang Energi, Diar, kemarin.

Dikatakan, saat ini supply energi di Pulau Pahawang selain dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) juga tersedia PLTD dengan kapasitas 150 Kva yang sudah beroperasional yang baru mampu mengakomodir warga di dusun Jelarangan, Cukunyai, dan Suwabatu. Namun, pembangunan PLTD diatas lahan sekitar 5000 meter persegi dengan kapasitas 500 Kva dan voltase 220 diperkirakan mampu menerangi seluruh warga di pulau tersebut atau sekitar 500 kepala keluarga.

“Sementara itu (pembangunan PLTD) berjalan, proses  kabel laut juga berjalan. Jika kabel laut sudah terpasang, rencananya unit PLTD 500 Kva tadi akan direlokasi ke Desa Pulau Legundi atau opsinya bagaimana kita belum tahu pasti,”jelasnya.

Dijelaskan, estimasi bentangan kabel PLN bawah laut untuk menerangi Desa Pulau Pahawang tersebut jika titik awal pemasangan berada di Pemindangan diperkirakan  3 sampai 5 kilometer. Dimana saat ini pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak PLN terkait progres instalasi jaringan kabel bawah laut tersebut.

“Target PLN di tahun ini insya Allah sudah terpasang. Kita berharap dengan adanya jaringan kabel bawah laut menuju Pahawang maka kebutuhan energi disana sudah terpenuhi,”ujarnya.

Lebih jauh Diar menambahkan, berdasar pengalaman, dalam perjalanannya nantinya pembangunan PLTD dilaksanakan melalui lelang. Dimana, proses pengadaan tersebut dilaksanakan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku, baik pengadaan tiang, gardu maupun jaringan kabel.

“Biasanya pengadaan tiang sendiri, jaringan kabel dan travo itu juga terpisah. Karena masing-masing ada spesifikasinya, artinya tidak bisa satu paket. Sehingga, kita menaruh harapan besar kepada pihak PLN agar secara keseluruhan Pulau Pahawang ini segera teraliri listrik,”pungkasnya. (*)