Beritaberlian.com, BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) — Tahun 2019, pemerintah pusat berencana menaikkan bantuan operasional siswa (BOS) untuk SMK menjadi Rp1,6 juta dari Rp1,4 juta persiswa/tahun. Hal ini dikatakan Kepala Subbagian Perencanaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Endi Fauzi.

Menurut Endi, rencana penaikan dana BOS SMK itu diketahuinya saat ia bersama sejumlah perwakilan Disdikbud di Indonesia mengikuti rapat koordinasi bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Jakarta, baru-baru ini.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Bandar Lampung, M Edy Harjito, kepada Lampost.co, Senin (27/8/2019), mengatakan dana BOS yang saat ini didapati SMK masih dirasa kurang karena sistem pembelajaran SMK mengutamakan kerja praktik dibanding teori.

Ia mengatakan, praktik yang dilakukan siswa SMK memerlukan sejumlah bahan yang harus dipenuhi, sehingga dalam pengadaan bahan sekolah harus membutuhkan dan mengeluarkan biaya tidak sedikit.

“Seperti praktik jurusan Tata Boga sekolah harus membeli bahan makanan untuk dimasak dan akan habis untuk dimakan, begitu juga dengan jurusan lainnya. Tentu rencana penaikan itu sangat baik bagi sekolah,” ujar dia yang juga kepala SMKN 1 Bandar Lampung itu. Lansir lampost.co

Dengan naiknya anggaran BOS untuk SMK, menurutnya juga mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas pendidikan siswa dan sekolah. “Sebenarnya usulan penaikan sudah lama digaungkan SMK. Semoga saja tahun depan benar-benar terealisasi,” kata dia. (Red)