Home / Daerah / Diduga Palsukan Tanda-Tangan, Kepala Kampung Terancam Pasal 263 KUHP

Diduga Palsukan Tanda-Tangan, Kepala Kampung Terancam Pasal 263 KUHP

BeritaBerlian.com, Lampung Tengah – Oknum kepala kampung gaya baru v kecamatan bandar surabaya kabupaten lampung tengah, diduga palsukan tanda tangan Badan Permusyawarahan kampung (BPK) tahun anggaran 2015-2016. pasalnya dalam dua tahun terakhir proses pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan dana desa dari 2015-2016 di terindikasi pemalsuan tanda tangan oleh kepala kampung tersebut.

saat tim mengkonfirmasi kepada ashadi sebagai ketua BPK kampung gaya baru v. membenarkan adanya penunjukan langsung oleh kepala kampung tanpa disertai musyawarah terlebih dahulu dalam pengangkatan dirinya sebagai ketua BPK menggantikan ketua yang lama. “ jabatan saya itu di mulai pada akhir 2016 sampai dengan sekarang, selama saya menjabat saya hanya tanda-tangan saja tanpa di dahului prosedur yang benar, dan sampai saat ini SK saya masih dipegang oleh kepala kampung “ terang ashadi kepada tim.

Ashadi menjelaskan sebelum dia menjabat sebagai BPK kampung Gaya baru v, jabatan itu di jabat oleh bapak sucipto, sedangkan saat di konfirmasi oleh tim bapak sucipto mengaku sudah tidak difungsikan sejak tahun 2015.

Dan saat dikonfirmasi oleh Tim mantan ketua BPK sebelum Ashadi, mengatakan “saya bukan lagi ketua BPK, karena sejak tahun 2015 sudah di jabat oleh orang lain” ujarnya.

Berdasarkan analisa dari tim jika sucipto mulai tahun 2015 sudah tidak di fungsikan, dan ashadi baru mulai menjabat akhir tahun 2016, lalu siapakah yang menandatangani SPJ 2015 – 2016 , dari analisa tersebut diduga adanya praktek pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh oknum kepala kampung gaya baru v.

Dalam hal diatas, kepala kampung tersebut terancam dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan tandatangan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (tim)

Cek Juga

Bawaslu Lamtemg Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu

Bandar Jaya –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menggelar Sosialisasi Pengawasan pemilihan Umum. …

Satu Komentar

  1. Oknum nakal harus ditindak tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Send this to friend