Home / Uncategorized / Enam Mahasiswa UBL Berangkat ke Jepang

Enam Mahasiswa UBL Berangkat ke Jepang

Bandar Lampung – Setelah sukses dengan tiga angkatan
sebelumnya, bahkan bisa meraih juara II untuk lomba riset kota Kitakyushu
secara pergrup,yang tiap grupnya terdiri dari 12 negara.

Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik,Universitas Bandar
Lampung (FT UBL), kembali mengirimkan enam mahasiswanya angkatan ke-IV, buat program study
student exchange (SSE) bertajuk Asian Institute of Low Carbon Design (AILCD) di
Universitas Kitakyushu, Jepang.

Setelah, Ratih Puspa Irnatira (semester 7) dan Dian Perdana
(semester 9), berangkat dulu mengikuti program internasional meriset dan
re-design distrik pusat Kota Kurozaki, terpadu selama 6 bulan.

Empat mahasiswa lainnya, Adni Juliansyah, Valian Putra
Sayoga, Rosmini Sofia, dan Sunan Alqo semua semester 7), resmi dilepas Rektor
UBL Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, MBA, di Gedung D (Rektorat), Kampus A,
Drs.H. RM. Barusman UBL, Selasa 07 Februari 2017. Guna mengikuti program  International Workshop and Conference selama
dua minggu, mulai 13 Februari-8 Maret 2017.

Kegiatan tersebut, turut menyertakan Dekan Dr. Eng. Fritz
Akhmad Nuzir, ST, MA dan Dosen FT Ardansyah, ST, MT. Dekan FT berharap dengan
pelepasan rektor, tidak hanya ada bentuk pemberian perhatian. Tapi, dapat
memacu motivasi para mahasiswa, agar berbuat lebih melalui berbagai program
yang ada. Termasuk untuk lebih dikembangkan lagi.

“Kita (UBL) berharap konsep study exchange ini, kedepan agar
dapat diikuti tidak hanya di prodi anirsitektur. Diharapkan, bisa mendapat
kuota tambahan dan mengikutsertakan prodi dan fakultas lain. Saat ini masih
perlu digodok lagi, dengan join kerjasama bertahap,”akunya.

Fritz menyebut empat mahasiswa Arsitektur UBL terlibat dalam
Join Workshop and Conference, yang programnya disesuaikan dan didampingi berbagai
dosen. Seperti Prof. Bart Dewancker, Prof. Kensuke Fukuda, Prof. Wei Jun
Gu
. Maupun para dosen UBL, seperti dirinya, Harris Muwardi, S.T.,
M.T dan Ilham Malik S.T, M.T.

Fritz merasa yakin, para duta UBL ini mampu berkontribusi
lebih. Karena sudah dibekali dengan pelatihan-pelatihan hingga mengikuti
workshop pendidikan hijau, tingkat nasional, di Bandung Jawa Barat. Fritz berharap,
agar tiap kegiatan diikuti secara optimal. Termasuk mengambil manfaat ilmu, teknik
pembelajaran, aplikasi karya, keadaan masyarakat hingga pengalaman hidup diluar
negeri.

 “Satu diantara mereka
(Valian), bahkan juara I, setelah berhasil merancang tata kota kampung,
berbasis go green. Prestasi ini, sudah disharing-knowledge-kan kemahasiswa
lain. Itu sebabnya, terlibat di workshop ini, menjadi modal mengarungi berbagai
kegiatan di Jepang nanti,”ujarnya.  

Sedangkan, Rektor UBL mengaku keikutsertaan enam mahasiswa
dan dua dosen Arsitektur UBL dalam SSE AILCD di Universitas Kitakyushu, Jepang,
selalu diikuti dengan performa dan prestasi baik. Bahkan, selalu meraih
predikat juara dalam berbagai kategori lomba.

“Terlebih, tidak banyak kampus dari Indonesia yang terlibat.
Selain UBL, ada ITB dan UPI, keduanya dari Bandung. Kita (UBL) sangat bangga,
karena pengiriman terus berlanjut. Tentu, ditahun berikut, tidak hanya jumlah
lebih banyak, tapi beragam prodi dan fakultas UBL ikut terlibat,” harapnya.

Tak lupa, Yusuf Barusman berpesan kepada para wakil UBL ini.
Agar tidak hanya menimba ilmu dan pengalaman berharga. Tapi juga,mampu menyerap
substansi, dan coor kompetensi dipelajari. Termasuk, dari attitude,
kepribadian, kebiasaan dan perilaku positif dari masyarakat Jepang.

“Perlu ada transfer aktifitas dari segi etos kerja, belajar,
pelestarian lingkungan, pengaturan tata kota, pola bangunan, gaya hidup bersih,
teratur, rapi, disiplin, dan banyak hal yang bisa dipelajari. Jadi setibanya,
dapat diterapkan. Tentu, hal ini akan memajukan sistem pendidikan tinggi
Lampung dan UBL khususnya,”tukasnya. (*)

* Hubl – Portalinspiratif.com

Keterangan Foto : Empat dari enam mahasiswa Prodi
Arsitektur, FT UBL didampingi dua dosen. Pamitan berangkat ke Rektor di Gedung
D (Rektorat), Kampus A, Drs.H. RM. Barusman UBL, Selasa (7/2/2017). Mereka duta
UBL dan Lampung, ke SSE-AILCD, Universitas Kitakyushu, Jepang, 13 Februari-8 Maret
2017. (Dok Foto DHS/BMHK UBL)

Cek Juga

GOR Sukadana dan Gedung Islamic Center Lampung Timur Siap Jadi Lokasi Isolasi Covid-19

Dibaca : 21 Beritaberlian.com, SUKADANA – Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari beserta jajaran bergerak cepat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Send this to friend