Home / Daerah / Lampung Fair 2017  dipastikan akan digelar Bulan desember

Lampung Fair 2017  dipastikan akan digelar Bulan desember

BeritaBerlian.com, Bandarlampung – Harga Tiket Masuk (HTM) untuk Lampung Fair  (LF) 2017 turun. Jika pada LF tahun 2015 HTM mencapai Rp. 15.000,-/orang, tahun ini untuk hari kerja  (Senin – Jum’at) tiket masuk Lampung Fair  Rp. 8000,- / orang.  Sedangkan untuk akhir pekan (Sabtu dan Minggu) Rp. 10.000,- / orang. 
Tahun ini dengan Tema “ Terus Maju dan Sejahtera Lampungku, The Treasure of Sumatera” ,  Lampung Fair 2017  dipastikan akan digelar  pada 15 s.d 29 Desember 2017, di Kawasan Pusat Kegiatan Olahraga  (PKOR) Wayhalim Bandarlampung.
Demikian disampaikan oleh Asisten Ekbang Adeham saat memimpin Sosialisasi Pelaksanaan Lampung Fair 2017 bersama Perwakilan dari seluruh Kabupaten / Kota dan Instansi terakit dari seluruh Provinsi Lampung di Ruang Abung Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung, 5 Oktober 2017.
LF tahun 2017 menggandeng Pihak ketiga PT. Grand Modern. Perusahaan yang pernah melaksanakan event Lampung Fair pada 2011 lalu ini memastikan Gelaran LF 2017 akan dikemas lebih menarik. Even ini sebagai sarana untuk memvisualisasikan produk – produk unggulan Lampung. Seperti bidang Pariwisata & Budaya, Pembangunan Infrastruktur, Pertumbuhan Investasi, Energi, UKM dan Industri  yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.
 “Sesuai dengan amanat Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, kita semua harus bekerjasama dan berkoordinasi bahu membahu mensukseskan gelaran Lampung Fair 2017.  Diharapkan akan memacu percepatan pembangunan sehingga  Lampung Fair kali ini membawa manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh Masyarakat Lampung,” kata Adeham.
Senada dengan Adeham, Pimpinan PT. Grand Modern Sukaryadi menyampaikan kesiapannya untuk melaksanakan gelaran LF dengan maksimal. “Dengan keterbatasan waktu kami siap melaksanakan LF yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk gelaran ini PT. Grand Modern mengesampingkan tujuan bisnis. Kali ini PT Grand Modern bersama Pemerintah Provinsi ingin memfasilitasi UMKM dan Pelaku Usaha Lampung untuk memperkenalkan produk unggulan Lampung guna mengangkat nama Lampung di Tingkat Nasional maupun Internasional, “ terang Karyadi.
Program Manager PT. Grand Modern Uyung memaparkan pada pelaksanaan LF 2017 akan dibagi dalam tiga zona. Pertama Zona Treasure akan menampilkan berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif dari masyarakat Lampung  utamanya produk – produk yang berguna untuk menunjang pembangunan Provinsi Lampung. Kemudian Auto Zone / Kontes Modifikasi yang merupakan kawasan khusus ( Indoor dan Out door) untuk pameran otomotif ( Mobil Motor) bekerja sama dengan majalah otomotif dan komunitas otomotif. Zona terakhir Community Zone yang dikhususkan untuk penggiat sosial media sebagai ruang untuk menampilkan karya terbaik maupun aktifitas para netizen.
Uyung melanjutkan agenda LF akan melaksanakan Opening Ceremony dengan direncanakan menampilkan Tari kreasi Modern Massal, Pertunjukan artis Nasional, 3D Video Mapping, laser Show dan Pesta Kembang Api. Selanjutnya rangkaian acara berupa Business Expo yang diikuti oleh seluruh peserta LF, Festival Seni dan Budaya yang melibatkan 15 Kabupaten / Kota se Provinsi Lampung, Food Festival yang akan memanjakan pengunjung dengan aneka etalase kuliner selama pelaksanaan LF, Lomba Mewarnai  dengan melibatkan  Masyarakat umum terutama anak – anak untuk menarik minat masyarakat terutama anak – anak untuk berkreasi dalam bidang seni dilaksanakan bersamaan dengan  Kontes Mobil. Rangkaian LF juga diisi dengan Festival Musik, Gadget Fair  dan  Panggung Hiburan pada setiap hari sabtu dan Rabu dengan bintang tamu  artis Ibu Kota.
LF diikuti oleh peserta dari kalangan Pemprov Lampung, seluruh  Pemkab / Pemkot se Provinsi Lampung , Kementerian RI, BUMN dan BUMD, DEKRANS dan DEKRANASDA, Pengrajin, Koperasi dan UKM, Pemerintah Provinsi dari Pulau Jawa, Kalimantan dan Indonesia Timur, Pemerintah Provinsi se – Sumatera Lembaga Pendidikan  ( Sekolah Menengah, Perguruan Tinggi, Lembaga Pelatihan) Dll, Perusahaan nasional dan swasta, Agro Bisnis dan Agro Industri, Pertambangan dan Energi, Travel  and Destination, develover / pengembang, Asosiasi dan organisasi, Lembaga Keuangan (Perbankan, Leasing dll), Automotif, Komunitas direncanakan  akan berakhir pada  tanggal 29 Desember 2017. (*)
 

Cek Juga

Gubernur Arinal Djunaidi pimpin Rakor bersama Perbankan Bahas Optimalisasi sektor Pertanian melalui Kredit Usaha Rakyat. 

Dibaca : 443   Beritaberlian.com, Bandar Lampung, — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menyampaikan arahan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Send this to friend